Jumat, 15 Februari 2013

cara memutihkan kulit secara alami

Cara Memutihkan Kulit – Mempunyai kulit wajah dan tubuh yang putih secara alami memang dambaan setiap wanita khususnya kaum remaja, Nah yang perlu menjadi catatan untuk Memutihkan Kulit disini Kalau pigmen kulit anda pada dasarnya cenderung berwarna gelap maka satunya cara untuk memutihkan adalah menggunakan obat – obatan an tertentu atau operasi kaya Michael Jackson he..he, Tapi saya percaya yang anda maksud dengan membuat kulit putih disini adalah cerah (tanpa merubah warna kulit). Kulit yang sehat tentu akan terlihat cerah dan indah dipandang tapi Untuk cara memutihkan kulit secara alami dan sehat tentu kita memerlukan kesehatan menyeluruh.

Di antara bahan-bahan yang sekarang mulai dipakai baik di ke dokteran maupun di salon kecantikan kulit, untuk memutihkan kulit adalah dengan cara pengelupasan sel-sel mati seperti produk dengan bahan aktif. Pada bagian kulit yang timbul flek-flek yang tidak merata, diperlukan produk tambahan yang mengandung bahan aktif yang dapat mengendalikan produksi pigment yang tidak merata. Peremajaan dan memutihkan kulit, harus dilakukan dengan aman dan efektif .

memutihkan-kulit
Tentunya kita perlu mengetahui informasi tentang bahan produk dan cara apa yang aman dan efektif untuk keindahan kulit kita. Kesabaran serta ketelitian harus di perlukan agar kita mendapatkan hasil yang baik dan maksimal. Perlu kita sadari, perawatan yang aman dan efektif dapat memerlukan waktu untuk mendapatkan hasil yang optimal. Ada perawatan kulit yang cepat dan dapat memberikan hasil yang efektif sementara, tetapi belum tentu dapat memberikan hasil yang aman.

Seringkali kita mendengar wanita menginginkan kulitnya menjadi lebih putih dan bersih, halus dan tidak berkerut, merawat kuku menjadi sehat dan menghilangkan jerawat. Perkembangan teknologi sekarang memungkinkan kita memutihkan kulit menjadi relatif lebih baik secara aman. Catatan penting yang harus di lakukan dalam hal memutihkan kulit :

1. Selalu gunakan Tabir Surya Lotion SPF 30. untuk aktifitas keluar, hindari paparan terik matahari di siang hari antara jam 10.00 – 14.00 (penyebab kulit jadi kusam).

 2. Gunakan Lotion yang mengandung AHA untuk perawatan Malam (membantu mencerahkan kulit dan mengangkat sela kulit mati)

3. Pakai aja lulur scrub mandi pemutih. Sudah banyak macam merk terjual dipasaran usahakan setiap mandi sore luluran. Asal rajin aja deh.

4. Untuk bagian tubuh, bila ingin memutihkan, pakailah Body Scrub yang juga mengandung Glycolic Acid, karena produk tersebut dapat melakukan pembersihan kotoran sekaligus juga dapat mengangkat sel-sel mati dipermukaan kulit tubuh. Agar terlihat lebih putih dan bercahaya.

Untuk Memutihkan Kulit Secara Alami bisa mencoba cara berikut ini dengan mengikuti langkah2 yang di sediakan :
  1. Rebus 150 gr labu lalu lumatkan dan campurkan satu buah mentimun berukuran sedang dengan blender. 
  2. Ramuan kedua Rendam 50 gr kacang kedelai selama beberapa jam, lalu haluskan dengan blender. 
  3. Sebelumnya bersihkan wajah dengan pembersih yang mengandung sari mentimun. Lalu oleskan krim mutiara (pearl cream) pada wajah secara merata, pijat perlahan-lahan memutar dan diamkan beberapa saat. Olesi wajah dengan jus mentimun 1/3 bagian saja secara tipis dan merata, lakukan juga pijatan ringan merata kurang lebih 1 menit. 
  4. Langkah selanjutnya ada penguapan pada wajah dengan mencampurkan sisa jus mentimun ke dalam baskom berisi air panas. Biarkan uap air itu mengenai wajah anda selama 5-10 menit hingga wajah anda terasa hangat. Lalu oleskan secara tipis jus kacang kedelai pada wajah dan pijat secara merata selama 5 menit. Diamkan sesaat dan kemudian hapus semua dengan waslap basah. 
  5. Terakhir gunakanlah lumatan labu sebagai masker wajah dan biarkan selama 20 menit, lalu bersihkan. Maka wajah anda akan tampak lebih bersih dan putih dalam waktu yang lebih singkat daripada produk pemutih lainnya.
Banyak yang menyarankan kalau mau cepet pergi aja ke klinik kecantikan yang ada dermatologisnya, sekarang banyak pengembangan pencerahan kulit mulai dari peeling, pengangkatan sel mati sampai penyuntikan vitamin C (yang bisa mencerahkan kulit sehingga terlihat lebih putih) namun juga cuman bertahan sekitar 2-3 bulan abis itu klo mau ya suntik lagi. klo mau seperti itu bisa saja asal juga kuat bayar mahal.tapi, untuk apa semua itu kan artificial ? bertahan juga beberapa bulan, lebih baik melakukan perawatan normal yang rutin saja.

Rabu, 06 Februari 2013

PENYEBAB PENYAKIT KUSTA

PENYEBAB PENYAKIT KUSTA 
 Cara penularan yang pasti belum diketahui, tetapi menurut sebagian besar para ahli adalah melalui :
Timbulnnya penyakit kusta pada seseorang tergantung pada beberapa faktor yaitu :
a.Sumber-sumber penularan, adalah penderita type MB yang belum diobati atau tidak teratur berobat.
b.Kuman kusta : Kuman kusta yang utuh (solit)
c.Daya tahan tubuh

Pemeriksaan Klinis
a.Persiapan
1) Tempat (tempat pemeriksaan harus cukup terang, sebaiknnya di luar rumah )
2) Waktu pemeriksaan (pemeriksaan dilakukan pada siang hari dengan penerangan sinar matahari)
3) Yang diperiksa (diberikan penjelasan kepada yang akan diperiksa dan keluarga tentang cara pemeriksaan)
b.Pelaksanaan pemeriksaan :
1) pemeriksaan pandang
Pemeriksaan dimulai dengan orang yang diperiksa berhadapan dengan petugas dan dimulai dari kepala (muka, cuping telinga kiri, cuping telinga kanan, pipi kanan, hidung, mulut, dagu, leher bagian depan). Penderita diminta memejamkan mata, untuk menggerakan mulut, bersiul, dan tertawa untuk mengetahui fungsi syaraf wajah. Semua kelainan kulit diperhatikan, seperti adanya macula, nodul, penebalan kulit dan kehilangan rambut.

2) Pemeriksaan rasa raba pada kelaianan kulit
kapas, jarum pentul (rasa nyeri), air panas atau dingin dalam tabung reaksi (rasa suhu). Dengan cara dioles dari bagian tengah bercak ke tepi. Prinsip pada pemeriksaan rasa raba adalah pasien harus memejamkan mata, ini supaya pasien tidak berbohong pada petugas. Jadi data yang diperoleh pun menjadi lebih valid.
3) Pemeriksaan syaraf tepi dan fungsinnya
Raba syaraf tepi : nervus ulnaris, nervus radialis, nervus aurikularis magnus, nervus poplitea. Pentingnya mencacat apakah syaraf tepi tersebut nyeri tekan atau tidak adalah dengan memperhatikan raut muka penderita apakah kesakitan atau tidak pada waktu diraba.
4) Pemeriksaan pembantu
a. Tes keringat dengan pensil tinta, pada lesi akan hilang sedang pada kulit normal ada bekas tinta (tes Gunawan).
b. Pemeriksaan histopatologi dan tes lepromin, untuk klasifikasi penyakit.
c. Pemeriksaan bakteriologi : untuk menentukan indek bakteriologi (IB) dan indek morfologi (IM). Pemeriksaan penting untuk menilai hasil pengobatan dan menentukan adanya resistensi pengobatan. Beberapa ketentuan lokasi pengambilan sediaan (sediaan diambil dari kelainan kulit yang paling aktif, kulit muka lebih baik dihindari karena alasan kosmetik, pada pemeriksaan pengulangan dilakukan pada lokasi kelaianan kulit yang sama, bila perlu ditambah dengan lesi kulit yang baru).


Pengobatan
MDT adalah singkatan dari Multi Drug Therapy yang artinya pengobatan kombinasi. Jumlah obat dan lamanya pengobatan pada penderita kusta tergantung dari klasifikasi penderita, bila ragu-ragu penderita digolongkan tipe PB atau MB maka penderita diobati sebagai kusta tipe MB.
1) Tujuan pengobatan :
a) Menyembuhkan penderita kusta dan mencegah timbulnya atau bertambahnya cacat.
b) Memutuskan mata rantai penularan dari penderita kusta, terutama tipe yang menular (MB) ke orang lain.
c) Mencegah timbulnya resistensi.

2) Prinsip pengobatan :
a) Sedini mungkin, pada penderita PB yang berobat dini dan teratur akan cepat sembuh tanpa menimbulkan cacat. Akan tetapi bagi penderita yang sudah dalam keadaan cacat pengobatan hanya dapat mencegah cacat yang lebih parah.
b) Secara teratur, bila penderita tidak makan obat secara teratur, maka maka kuman kusta dapat menjadi aktif kembali dan memberikan gejala-gejala baru pada kulit dan syaraf.

3. Obat-obat yang digunakan :
a) DDS (Dapsone) : Diamino Diphenyl Sulfone
1) Bentuk tablet, warna putih, takaran 50 mg / tablet dan 100 mg / tablet.
2) Sifat : bakteriostatik, menghalanngi atau menghambat pertumbuhan kuman kusta.
3) Dosis : Dewasa 100 mg / hari, anak-anak 1 mg /kg BB / hari.
4) Efek samping : jarang terjadi.
b) Lamprene (B663) : Clorfazimine
1) Bentuk kapsul, warna coklat, takaran 50 mg / kapsul dan 100 mg / kapsul.
2) Sifat : Bakteriostatik, menghambat pertumbuhan kuman kusta dan anti reaksi (menekan reaksi)

3) Efek samping :
(1) Warna kulit terutama pada infiltrasi berwarna ungu sampai kehitam-hitaman
(2) Gangguan pencernaan : nyeri pada lambung.
c) Rifampicin
1) Bentuk kapsul, takaran 150 mg, 300 mg dan 600 mg
2) Sifat : Bakteriosid (mematikan kuman)
3) Efek samping : dapat menimbulkan kerusakan pada hati dan ginjal, flu sindrom, badan panas, beringus, lemah., akan hilang bila diberi obat simtomatis.
4) Dosis : Untuk anak-anak 10-15 mg / kg BB / hari.
d) Prednison
Diberikan untuk menghadapi reaksi.
e) Vitamin A
Digunakan untuk menyehatkan kulit yang bersisik (ichtiosis)

Pencegahan secara umum adalah mengambil tindakan terlebih dahulu sebelum kejadian. Dalam mengambil langkah-langkah untuk pencegahan, haruslah didasarkan pada data / keterangan yang bersumber dari hasil analisis epidemiologi atau hasil pengamatan / penelitian epidemiologis. Ada tiga tingkatan pencegahan penyakit menular secara umum yakni :
1) Pencegahan tinngkat pertama
Sasaran ditujukkan pada faktor penyebab, lingkungnan serta faktor pejamu.
a) Sasaran yang ditujukan pada faktor penyebab yang bertujuanuntuk mengurangi penyebab atau menurunkan penngaruh penyebab serendah mungkin dengan usaha antara lain : desinfeksi, pasteurisasi, sterilisasi yang bertujuan untuk menghilangnkan mikro-organisme penyebab penyakit, menghilangkan sumber penularan maupun memutuskan rantai penularan, disamping karantina dan isolasi yang juga dalam rangka memutus rantai penularan, serta mengurangi / menghindari perilaku yang dapat meningkatkan resiko perorangan dan masyarakat.
b) Mengatasi / modifikasi lingkungan melalui perbaikan lingkungan fisik seperti peningkatan air bersih, sanitasi lingkungan dan perumahan serta bentuk pemukiman lainnya.
c) Meningkatkan daya tahan pejamu melalui perbaikan status gizi, status kesehatan umum dan kualitas hidup penduduk, pemberian imunisasi serta berbagai bentuk pencegahan khusus lainnya serta usaha menghindari pengaruh faktor keturunan dan peningkatan ketahanan fisik melalui olah raga kesehatan.
2) Pencegahan tingkat kedua
Sasaran pencegahan ditujukan pada mereka yang menderita atau yang dianggap menderita (suspek) atau yang terancam akan menderita (masa tunas). Adapun tujuan tingkat kedua ini meliputi diagnosis dini dan pengobatan yang tepat agar dapat dicegah meluasnya penyakit atau untuk mencegah timbulnya wabah, serta untuk segera mencegah proses penyakit lebih lanjut serta mencegah terjadinya komplikasi, antara lain :
a) Pencarian penderita secara dini dan aktif melalui peningkatan uasaha surveillans penyakit tertentu, pemeriksaan berkala serta pemeriksaan kelompok tertentu (calon pegawai, ABRI, mahasiswa dan lain sebagainya), penyaringan (screening) untuk penyakit tertentu secara umum dalam masyarakat, serta pengobatan dan perwatan yang efektif.
b) Pemberian chemoprophylaxis yang terutama bagi mereka yang dicurigai berada pada proses prepatogenesis dan patogenesis penyakit tertentu.

3) Pencegahan tingkat ketiga
Sasaran pencegahan adalah penderita yang menderita penyakit tertentu dengan tujuan mencegah jangan sampai mengalami cacat atau kelainan permanent, mencegah bertambah parahnya suatu penyakkit atau mencegah kelainan akibat penyakit tersebut. Pada tingkat ini juga dilakukan usaha rehabilitasi untuk mencegah terjadinnnya komplikasi dari penyembuhan suatu penyakit tertentu. Rehabilitasi adalah usaha pengembalian fungsi fisik, psikologis dan sosial seoptimal mungkin.
b. Pencegahan Penularan Penyakit Kusta
Cara penularannya saja belum diketahui pasti, hanya berdasarkan anggapan yang klasik ialah melalui kontak langsung antar kulit yang dan erat. Anggapan kedua ialah secara inhalasi, sebab M. leprae masih dapat hidup beberapa hari dalam droplet
Tapi cara penularan menurut Ditjen PPM dan PLP dan Dinkes RI antara lain : tergantung dari sumber penularannya yaitu kusta tipe multi basiler (MB), kuman kusta yang solit, dan daya tahan tubuh.
Kemudian yang mempengaruhi timbulnya penyakit kusta antara lain :
1. Sosial ekonomi (dimana kusta banyak terdapat di negara berkembang dan golongan sosial ekonomi lemah)
2. Dan juga dari faktor lingkungan yang kurang memenuhi kebersihan
Basil ini dapat ditemukan dimana-mana, misalnya didalam tanah, air, udara, dan pada manusia terdapat dipermukaan kulit, rongga hidung, dan tenggorokan. Basil ini dapat berkembang biak didalam otot polos / otot bergaris sehingga dapat ditemukan pada otot erector pili, otot dan endotel kapiler, otot di skrotum, dan otot iris mata. Kuman dapat ditemukan di kulit, folikel rambut, kelenjar keringat, dan air susu ibu, jarang didapat dalam urine. Spuntum dapat banyak mengandung M.leprae yang berasal dari traktus respiratorius atas
Menurut kader kusta di Dinkes Ponorogo, cara pencegahan penularan kusta yang utama adalah melalui pengobatan. Sedang menurut kader kusta di Puskesmas Balong Ponorogo, selain pengobatan adalah dengan menghindari atau mengurangi kontak fisik dan peningkatan dari personal hygiene.
Maka jelaslah dari keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa pencegahan penularan kusta adalah :
a. Pengobatan sejak dini dan teratur.
b. Hindari atau kurangi kontak fisik yang lama.
c. Meningkatkan personal hygiene atau kebersihan diri dan lingkungan.
d. Meningkatkan atau menjaga daya tahan tubuh, dengan olah raga dan peningkatan pemenuhan nutrisi.
e. Jangan bertukar pakaian dengan penderita, basil dapat ditemukan pada kelenjar keringat.
f. Sendirikan peralatan mandi dan makan pasien.
g. Dan khususnya bagi penderita kusta tipe MB jangan meludah sembarangan, karena basil ini masih bisa hidup beberapa hari dalam droplet.
Meskipun hal-hal diatas tidak bisa menjamin tidak akan tertular kuman mycobacterium leprae, dikarenakan penyebab pasti dari penularan kusta belum diketahui secara pasti. Akan tetapi dengan cara-cara diatas diharapkan angka penularan kusta dapat diperkecil / dikurangi.

cara menghadapi stress

Cara Mengahapi Stres

Pertama-tama, anda harus belajar mengenali stres:
Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.
Jika anda merasa stres mengaruhi pelajaran anda,
langkah pertama adalah mencari bantuan melalui pusat koseling di sekolah anda.

Manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada memeberi tuntutan yang berlebihan. Apa yang dapat anda lakukan untuk mengatur stres anda? Strategi-strategi apa yang ada?
Perhatikan lingkunga sekitar anda
Lihatlah mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat anda ubah atau kendalikan dalam situasi tersebut.
Belajarlah cara terbaik untuk merelaksasikan diri anda Meditasi dan latihan pernafasan telah terbukti efektif dalam mengendalikan stress. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran anda dari pikiran-pikiran yang menggangu.
Jauhkan diri anda dari situasi-situasi yang menekan
Beri diri anda kesempatan untuk beristirahat biarpun hanya untuk beberapa saat setiap hari.
Tentukan tujuan yang realistis bagi diri anda sendiri Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup anda, anda akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.
Jangan mempermasalahkan hal-hal yang sepele
Cobalah untuk memprioritaskan beberpa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti.
Jangan membebani diri anda secara berlebihan
dengan mengeluh mengenai seluruh beban kerja anda. Tangani setiap tugas sebagaimana mestinya, atau tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa prioritas.
Secara selektif ubahlah cara anda bereaksi
Tapi jangan terlalu banyak sekaligus. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi anda terhadap hal ini.
Ubahlah cara pandang anda
Belajarlah untuk mengenali stress. Tingkatkan reaksi tubuh anda dan buatlah pengaturan diri terhadap stress.
Hindari reaksi yang berlebihan;
Mengapa harus membenci jika sedikit tidak suka sudah cukup? Mengapa harus merasa bingung jika cukup dengan hanya merasa gugup? Mengapa harus mengamuk jika marah saja sudah cukup? Mengapa harus depresi ketika cukup dengan merasa sedih?
Lakukan sesuatu untuk orang lain
Untuk melepaskan pikiran dari masalah anda sendiri.
Tidur secukupnya
Kurang istirahat hanya akan memperburuk stress.
Hindari stress
Dengan kegiatan-kegiatan fisik, misalnya jogging, tennis ataupun berkebun.
Hindari pengobatan diri sendiri atau menghindar
Alkohol dan obat-obatan dapat menyembunyikan stres. Namun tidak dapat membantu memecahkan masalah.
Tingkatkan ketahanan diri anda
Yang harus digarisbawahi dari manajemen stress adalah ?Saya membuat diri saya sendiri sedih?
Cobalah untuk ?memanfaatkan? stress
Jika anda tidak dapat melawan apa yang mengganggu anda, dan anda tidak dapat menghindar darinya, berjalanlah seiring dengannya dan cobalah untuk memanfaatkannya secara produktif.
Cobalah untuk menjadi seseorang yang positif
Tanamkan pada diri anda bahwa anda dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi. ?Stress sebenarnya dapat membantu ingatan, terutama pada ingatan jangka pendek dan tidak terlalu kompleks. Stress dapat menyebabkan peningkatan glukosa yang menuju otak, yang memberikan energi lebih pada neuron. Hal ini, sebaliknya, meningkatkan pembentukan dan pengembalian ingatan. Di sisi lain, jika stress terjadi secara terus-menerus, dapat menghambat pengiriman glukosa dan mengganggu ingatan.? All Stress Up, St. Paul Pioneer Press Dispatch, hal 8B, Senin, 30 November 1998.
Yang terpenting, jika stress menempatkan anda dalam keadaan yang tidak teratasi atau mengganggu kegiatan sekolah anda, kehidupan sosial ataupun kehidupan kerja,
carilah bantuan ahli di pusat konseling sekolah anda.

Sabtu, 19 Januari 2013

KANKER SERVIKS (RAHIM)


Cara Mengobati Kanker Serviks


Pada kesempatan ini kami akan membahas tentang cara mengobati kanker serviks secara alami tanpa operasi dan tidak memiliki efek samping serta efektif menghancurkan sel kanker. Menderita kanker serviks atau kanker rahim merupakan hal yang tidak di inginkan bagi setiap kaum hawa, tapi apalah daya apabila penyakit kanker serviks ini telah menyerang anda. tentu hal yang paling utama yang harus di lakukan yaitu mencari obatnya. maka dari itu simak baik baik isi artikel ini..!!!
Simak Dahulu sekilas tentang kanker serviks
Kanker serviks (kanker leher rahim) adalah tumbuhnya sel-sel tidak normal pada leher rahim. Kanker serviks merupakan kanker yang sering dijumpai di Indonesia baik di antara kanker pada perempuan dan pada semua jenis kanker.
 cara mengobati kanker serviksKejadiannya hampir 27% di antara penyakit kanker di Indonesia. Namun demikian lebih dari 70% penderita datang memeriksakan diri dalam stadium lanjut, sehingga banyak menyebabkan kematian karena terlambat ditemukan dan diobati.
Penyebab utama kanker serviks/rahim ? Lebih dari 95 % kanker serviks berkaitan erat dengan infeksi HPV (Human Papiloma Virus) yang dapat ditularkan melalui misalnya : aktivitas seksual, ada virus HPV di tangan Anda, lalu Anda menyentuh daerah genital, maka daerah serviks Anda dapat terinfeksi. Atau bisa juga dari kloset di WC umum yang sudah terkontaminasi virus (jadi sebelum duduk, Anda harus selalu membersihkan dengan alkohol). Apa saja yang menjadi faktor resikonya? Beberapa faktor risiko terkena kanker serviks antara lain:
  • Mulai melakukan hubungan seksual pada usia muda.
  • Sering berganti-ganti pasangan seksual.
  • Sering menderita infeksi di daerah kelamin.
  • Memiliki terlalu banyak anak (lebih dari 5 anak). Pada saat Anda melahirkan secara alami, janin akan melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks, yang dapat memicu aktifnya sel kanker. Semakin sering janin melewati serviks, semakin sering trauma terjadi, semakin tinggi resiko kanker serviks.
  • Kebiasaan merokok (risiko dua kali lebih besar).
  • Defisiensi vitamin A, C, E.
  • Keputihan yang berlangsung terus-menerus dan tidak diobati. Ada dua macam keputihan, yaitu normal dan tidak normal. Pada keputihan yang normal, lendir berwarna bening, tidak bau dan tidak gatal. Jika salah satu dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi, artinya keputihan Anda tidak normal. Segera konsultasi dengan dokter!
Kenali Gejala Kanker serviks/rahim =  Pada stadium dini, gejala kanker serviks tidak terlalu kentara. Dari infeksi menjadi kanker membutuhkan waktu 10-20 tahun. Berikut ini adalah ciri-ciri kanker serviks yang bisa Anda kenali:
  • Terasa sakit saat berhubungan seksual
  • Mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan badan
  • Keluar darah yang berlebihan saat menstruasi
  • Keputihan yang tidak normal (berwarna tidak bening, bau atau gatal)
  • Pada stadium lanjut: kurang nafsu makan, sakit punggung atau tidak bisa berdiri tegak, sakit di otot bagian paha, salah satu paha bengkak, berat badan naik-turun, tidak dapat buang air kecil, bocornya urin / air seni dari vagina, pendarahan spontan setelah masa menopause, tulang yang rapuh dan nyeri panggul.
Berikut Cara Mengobati Kanker Serviks atau kanker Rahim = Dengan mengkonsumsi kombinasi dari kulit manggis, daun sirsak, apel dan madu di kemas jadi Ace Maxs. merupakan cara yang ampuh untuk mencegah dan mengobati kanker serviks. mengapa demikian ?
Hasil Penelitian Daun sirsak diketahui mengandung zat annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel kanker daripada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi. Zat acetogenins dapat membunuh aneka jenis kanker, seperti kanker usus, serviks, prostat, paru-paru, payudara, dan pankreas bahkan penyakit ambeien tanpa merusak atau mengganggu sel-sel tubuh yang sehat. Manfaat daun sirsak telah diteliti di Laboratorium Health Sciences Institute, Amerika Serikat di bawah pengawasan the National Cancer Institute, Amerika Serikat.
Diantara manfaat daun sirsak berdasarkan 20 tes laboratorium yang dilakukan sejak tahun 1970 menunjukkan hasil yang luar biasa, daun sirsak memiliki khasiat yang sangat baik, sperti:
  • Menyerang sel-sel kanker secara efektif karena tidak membahayakan sel yang sehat, serta tidak menyebabkan rasa mual ekstrim, kehilangan berat badan dan rambut rontok.
  • Daun sirsak memiliki target yang efektif dan bisa membunuh sel-sel ganas bagi 12 jenis kanker, termasuk kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru dan kanker pancreas, kanker darah (leukemia) dan kanker lainya.
  • Mampu meningkatkan energi di dalam tubuh.
  • Menambah stamina dan fitness.
  • Membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menghindari infeksi yang mematikan.
  • Mampu mencegah radikal bebas, dan masih banyak lagi khasiat lainya.
ACE maxsBagaimana dengan kulit mangggis, manggis tak kalah ampuh juga untuk melawan kanker. Dari berbagai penelitian kandungan xanthone dan derivatnya efektif melawan kanker secara in-vitro. Khasiat garcinone E (devirat xanthone) ini jauh lebih efektif untuk menghambat kanker bila dibandingkan dengan obat kanker seperti flaraucil, cisplatin, vincristin, metohotrexete, dan mitoxiantrone. ( sumber BPTP oleh Kasma Iswari dan Tri Sudaryono ).
Temuan terbaru mengungkapkan bahwa buah manggis Terdapat lebih dari 200 jenis bahan xanthon di alam, tetapi lebih dari 40 jenis xanthon terdapat dalam buah manggis dan ini merupakan kandungan terbanyak. Kulit buah buah manggis ini mengandung senyawa xanthon yang meliputi mangosting, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolizanthone, tovophylin B, alfamangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid, epicatechin, dan gartanin. Kadar xanthon di dalam kulit buah manggis mencapai 123,97 mg per ml. Xanthon berhasiat sebagai antioksidan dan antikanker, diantaranya adalah kanker payudara, kanker paru-paru, kanker prostat, kanker hati, kanker pencernaan, dan leukemia. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi sehinga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Xanthone dalam kulit manggis juga dapat menyembuhkan penyakit tuberculosis (TBC), asma, dan sebagai aniinfalamsi serta anti diare. Tak hanya itu, kulit buah manggis juga dapat digunakan untuk atasi penyakit jantung koroner dan HIV. Dan masih banyak lagi khasiat kulit buah manggis lainnya.
Jadi tidak perlu  di ragukan lagi khasiatnya. segera pesan Ace Maxs sebagai solusi untuk cara mengobati kanker serviks. untuk Harga dan cara pemesanannya lihat

Kamis, 10 Januari 2013

yang dimaksud dengan epilepsi

Penyakit Epilepsi.Penyakit epilepsi merupakan penyakit yang dapat terjadi pada siapa pun walaupun dari garis keturunan tidak ada yang pernah mengalami epilepsi ini. Epilepsi tidak bisa menular ke orang lain karena hanya merupakan gangguan otak yang tidak dipicu oleh suatu kuman virus dan bakteri. Dengan pengobatan secara medis baik dokter maupun Rumah Sakit bisa membantu pasien epilepsi untuk mengurangi serangan epilepsi maupun menyembuhkan secara penuh epilepsi yang diderita oleh seseorang.

Epilepsi merupakan sindrom yang ditandai oleh kejang yang terjadi berulang-ulang. Diagnosa ditegakkan bila seseorang mengalami paling tidak dua kali kejang tanpa penyebab (Jastremski, 1988).
Berikut beberapa pengertian epilepsi diantaranya yaitu : Epilepsi adalah gangguan kronik otak dengan ciri timbulnya gejala-gejala yang datang dalam serangan-serangan, berulang-ulang yang disebabkan lepas muatan listrik abnormal sel-sel saraf otak, yang bersifat reversibel dengan berbagai etiologi. Penyakit epilepsi adalah merupakan gejala kompleks dari banyak gangguan fungsi otak yang dikarakteristikkan oleh kejang berulang. Kejang merupakan akibat dari pembebasan listrik yang tidak terkontrol dari sel saraf korteks serebral yang ditandai dengan serangan tiba-tiba, terjadi gangguan kesadaran ringan, aktivitas motorik, atau gangguan fenomena sensori. Epilepsi adalah sindroma otak kronis dengan berbagai macam etiologi dengan ciri-ciri timbulnya serangan paroksimal dan berkala akibat lepas muatan listrik neuron-neuron otak secara berlebihan dengan berbagai manifestasi klinik dan laboratorik.

Jadi dari beberapa pengertian epilepsi di atas bisa diambil kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan epilepsi adalah sindrom gangguan fungsi otak kronik yang ditandai oleh serangan kejang berulang disebabkan lepas muatan listrik abnormal sel-sel saraf otak. Pada tahun 2000, diperkirakan penyandang epilepsi di seluruh dunia berjumlah 50 juta orang, 37 juta orang diantaranya adalah epilepsi primer, dan 80% tinggal di negara berkembang. Laporan WHO (2001) memperkirakan bahwa rata-rata terdapat 8,2 orang penyandang epilepsi aktif diantara 1000 orang penduduk, dengan angka insidensi 50 per 100.000 penduduk. Angka prevalensi dan insidensi diperkirakan lebih tinggi di negara-negara berkembang. Hasil penelitian Shackleton dkk (1999) menunjukkan bahwa angka insidensi kematian di kalangan penyandang epilepsi adalah 6,8 per 1000 orang. Sementara hasil penelitian Silanpaa dkk (1998) adalah sebesar 6,23 per 1000 penyandang. Epilepsi atau yang sering kita sebut ayan atau sawan tidak disebabkan atau dipicu oleh bakteri atau virus dan gejala epilepsi dapat diredam dengan bantuan orang-orang yang ada disekitar penderita.

penyakit epilepsi, Blog Keperawatan

Penyebab epilepsi secara pasti memang tidak diketahui, dalam dunia medis hal ini biasanya disebut dengan idiopatik. Namun beberapa hal yang bisa menyebabkan epilepsi atau faktor predisisposisi penyakit epilepsi adalah :
  1. Asfiksia neonatorum.
  2. Riwayat ibu-ibu yang mempunyai resiko tinggi (tenaga kerja, wanita dengan latar belakang sukar melahirkan, penggunaaan obat-obatan, diabetes, atau hipertensi).
  3. Pascatrauma kelahiran.
  4. Riwayat bayi dari ibu yang menggunakan obat antikonvulsan yang digunakan sepanjang kehamilan.
  5. Riwayat demam tinggi.
  6. Adanya riwayat penyakit pada masa kanak-kanak (campak, penyakit gondongan, epilepsi bakteri).
  7. Riwayat intoksikasi obat-obatan atau alkohol.
  8. Riwayat gangguan metabolisme dan nutrisi atau gizi.
  9. Riwayat keturunan epilepsi.
Selanjutnya kita menginjak kepada patofisiologi dari epilepsi ini. Adanya predisposisi yang memungkinkan gangguan pada sistem listrik dari gangguan sistem saraf pusat pada suatu bagian otak akan menjadikan sel-sel tersebut memberikan muatan listrik yang abnormal, berlebihan, secara berulang, dan tidak terkontrol (disritmia).
Aktivitas serangan epilepsi dapat terjadi setelah suatu gangguan pada otak dan sebagian ditentukan oleh derajat dan lokasi dari lesi. Lesi pada mesensefalon, talamus, dan korteks serebri kemungkinan besar bersifat epileptogenik sedangkan lesi pada serebelum dan batang otak biasanya tidak menimbulkan serangan epilepsi (Brunner, 2003)

Pada tingkat membran sel, neoron epileptik ditandai oleh fenomena biokimia tertentu. Beberapa diantaranya yaitu :
  • Ketidakstabilan membran sel saraf sehingga sel lebih mudah diaktifkan.
  • Neuron hipersensitif dengan ambang yang menurun sehingga mudah terangsang dan dapat terangsang secara berlebihan
  • Terjadi polarisasi yang abnormal ( polarisasi berlebihan, hiperpolarisasi, atau terhentinya repolarisasi).
  • Ketidakseimbangan ion yang mengubah lingkungan kimia dari neuron. Pada waktu serangan, keseimbangan elektrolit pada tingkat neuronal mengalami perubahan. Ketidakseimbangan ini akan menyebabkan membran neuron mengalami depolarisasi.
Situasi ini akan menyebabkan kondisi yang tidak terkontrol, pelepasan abnormal terjadi dengan cepat, dan seseorang dikatakan menuju ke arah epilepsi. gerakan-gerakan fisik yang tak teratur disebut kejang. Akibat adanya distriknia muatan listrik pada bagian otak tertentu ini memberikan manifestasi pada serangan awal kejang sederhana sapai gerakan konvulsif memanjang dengan penurunan kesadaran. Keadaan ini dapat duhubungkan dengan kehilangan kesadaran, gerakan berlebihan, hilangnya tonus otot serta gerakan dan gangguan perilaku, alam perasaan, sensasi, dan persepsi. Sehingga epilepsi bukan penyakit tetapi suatu gejala.

Masalah dasarnya diperkirakan dari gangguan listrik (disritmia) pada sel saraf pada salah satu bagian otak yang menyebabkan sel ini mengeluarkan muatan listrik abnormal, berulang, dan tidak terkontrol. karakteristik kejang epileptik adalah suatu manifestasi muatan neuron berlebihan ini.
Pola awal kejang menunjukkan daerah otak dimana kejang tersebut berasal. Juga penting untuk menunjukkan jika klien mengalami aura (suatu sensasi tanda sebelum kejang epileptik yang dapat menunjukkan asal kejang misalnya melihat kilatan sinar dapat menunjukkan kejang berasal dari lobus oksipiatal).

Ada dua golongan utama penyakit epilepsi yaitu serangan parsial atau fokal yang mulai pada suatu tempat tertentu di otak, biasanya di daerah korteks serebri, dan serangan umum yang agaknya mencakup seluruh korteks serebri dan diensefalon (Price, 1995)
Gejala yang khas yang kita temui dan dapatkan dari pasien ataupun penderita epilepsi ini adalah kejang.Kita bisa mengenali bahwa seseorang menderita kejang pertama kali yang dapat kita lihat dan observasi adalah kejang ini.

Jenis kejang yang ada dalam penyakit epilepsi ini terbagi menjadi :
1. Kejang umum, kejang grand mal ditandai oleh empat fase yaitu :
  1. Fase AURA. Seseorang mengalami berbagai sensasi sebelum kejadian kejang kronik. Sensasi ini merupakan tanda akan datangnya kejang. Sensasi mungkin merupakan penciuman, pusing, cahaya, rasa tertentu, baal atau getaran pada tangan.Itu bagian awal dari kejang epilepsi
  2. Fase TONIK. Ditandai oleh hilangnya kesadaran, jeritan (suara bernada tinggi disebabkan lewatnya udara melalui laring yang menutup disertai kontraksi maksimal otot-otot dada dan perut), tubuh kaku karena kontraksi tiba-tiba dari seluruh otot volunteer ( tangan fleksi, kaki ekstensi dan gigi rapat).
  3. Fase KLONIK. Ditandai oleh gerakan-gerakan kejang agitasi seluruh tubuh karena pergantian relaksasi dan kontraksi yang cepat dari seluruh otot volunteer. Pernapasan terhenti dan terjadi sianosis. Mungkin disertai mulut berbusa karena banyaknya saliva yang mungkin berwarna merah bila terjadi pendarahan karena tergigitnya lidah.
  4. Fase PEMULIHAN / POSTIKTAL. Ditandai oleh terhentinya gerakan-gerakan kejang. Individu tidak sadar. Kesadaran dan semua gerakan volunteer perlahan kembali. Kebingungan, agitasi dan peka rangsang mungkin muncul. Individu akan merasa lelah. Mungkin mengalami inkontinensia urine. Individu jua lupa akan kejang yang dialaminya.
2. Kejang fokal atau parsial
Kejang fokal sederhana ditandai dengan kejang pada bagian tubuh tertentu merupakan tempat dimana konduksi neural abnormal terjadi goncangan pada satu sisi wajah meluas kepada otot-otot tubuh pada sisi yangt sama. Gejala somatosensori bisa terjadi misalnya kesemutan, rasa logam, halusinasi visual; gejala otonom juga dapat terjadi seperti mual, berkeringat, individu tidak mengalami kehilangan kesadaran.
Kejang fokal kompleks ditandai oleh adanya kehilangan kesadaran, disertai tingkah laku kacau seperti lip smaking, menarik-narik pakaian, atau menunjukkan jari. Kemudian kacau mental dan peka rangsang terjadi kemudian. Kejang parsial dapat berkembang menjadi kejang umum. Dengan kejang pertama, seseorang dirawat dan mengalami pemeriksaan diagnostic lengkap untuk menentukan penyebab kejang.

Demikian sahabat mengenai epilepsi dan juga pengertian epilepsi. Dan semoga bisa memberikan manfaat sahabat. Dan untuk rekan-rekan sejawat perawat mungkin lain kali akan diposting mengenai askep epilepsi yang ditinjau dari segi keperawatannya ini. Untuk yang bertanya mengenai pengobatan dan juga pencegahan dari penyakir epilepsi ini bisa membaca di sini sahabat pengobatan dan pencegahan epilepsi. Dan semoga artikel ini bisa memberikan manfaat

Minggu, 23 Desember 2012

Menghilangkan jerawat dari dalam

Secara alami, tubuh kita menghasilkan minyak untuk menjaga kelembaban dan kesehatan kulit. Namun jika tubuh menghasilkan minyak berlebih, maka yang terjadi adalah jerawat mudah tumbuh pada kulit berminyak. Lakukan langkah berikut:

1. Hindari makanan berlemak

Hindari makanan kaya lemak seperti, kacang-kacangan, yoghurt, coklat, dan makanan berlemak lainya. Makanan yang mengandung banyak lemak jika dikonsumsi berlebihan akan menjadikanntubuh memproduksi minyak berlebih. Hal tersebut juga berdampak pada kulit, minyak berlebih pada kulit akan menyumbat pori-pori kulit yang akhirnya membentuk gumpalan dan mengundang bakteri Propionibacterium Acnes, bakteri penyebab jerawat.

2. Konsumsi makanan berserat

Makanan yang mengandung banyak serat baik itu buah-buahan maupun sayuran akan membantu tubuh melarutkan lemak jahat pada tubuh. Sehingga kadar minyak berlebih yang dihasilkan tubuh pun berkurang, tentu saja minyak pada kulit pun berkurang.

3. Minum lebih banyak air putih

Air putih sangat baik untuk kulit dan kesehatan tubuh. Air putih membantu menjaga metabolisme tubuh dan yang terpenting membantu proses regenerasi sel kulit. Dengan meminum lebih banyak air putih, akan membersihkan kotoran dalam tubuh yang bisa menyebabkan jerawat.

Menghilangkan jerawat dari luar

1. Madu

Sudah menjadi rahasia umum cairan dengan begitu banyak manfaat ini juga bermanfaat untuk menghilangkan jerawat. Berbagai penelitian membuktikan bahwa madu terbukti berkhasiat menyembuhkan beragam penyakit dan juga mampu membasmi berjerawat. Cara menggunakanyan sangat mudah yaitu hanya dengan mengoleskan madu pada kulit yang berjerawat. Lakukan hal tersebut dengan menggunakan kapas dan diamkan selama 15 menit, kemudian bilas dengan air putih hingga bersih.

2. Kulit Jeruk dan Lemon

Kulit jeruk dan lemon memiliki khasiat untuk menghilangkan jerawat. Bahkan obat jerawat yang tersedia dipasaran pun banyak yang menggunakan jeruk dan lemon sebagai bahan. menggunakanya cukup mudah, yaitu dengan menumbuk kulit jeruk sampai halus kemudian campur sedikit air. Hasil campuran tersebut bisa dioleskan pada bagian yang berjerawat. Untuk hasil yang maksimal sebaiknya di biarkan hingga 10-15 menit sebelum dibilas dengan air bersih.

3. Mentimun

Meski jenis buah ini mudah ditemukan dan harganya sangat murah ternyata mengandung zat yang bermanfaat bagi tubuh termasuk untuk mengatasi jerawat. Anda bisa melakukan dengan cara mengiris lalu menempelkan pada bagian yang terkena dan fungsinya untuk untuk memberikan efek sejuk pada bagian kulit yang meradang, setelah 15 menit kemudian cuci dengan air bersih.


4. Pepaya

Kandungan vitamin pada buah pepaya sangat baik untuk kulit. Namun masih jarang yang memanfaatkan untuk mengobati jerawat dikarenakan aromanya.  Caranya cukup mudah, blender pepaya sesuai kebutuhan, kemudian oleskan pepaya hasil blender tadi pada wajah selama 20 menit selanjutnya bersihkan dengan air.

5. Putih Telur

Cara menghilangkan jerawat yang ini cukup mudah dan murah, yaitu memanfaatkan telur. Putih telur sangat baik untuk pengobatan jerawat jika digunakan sebagai masker. Caranya cukup mudah, siapkan sebutir telur, ambil putihnya dan gunakan sebagai masker. Diamkan selama 30 menit, kemudian bilas dengan air bersih.